Sektor perhotelan pada Bali masih mengandalkan tamu atau wisatawan mancanegara buat mendongkrak pemulihan seiring pandemi. Sebagaimana pada pada riset konsultan properti yakni Jones Lang LaSalle (JLL) bertajuk Indonesia Hotels Market Update 2022. Pada Kuartal I-2022, jumlah pasokan hotel pada Bali yang tersedia sebesar 44.756 kamar. Hotel Paling murah di Bali.

Jumlah itu tidak mengalami tambahan, lantaran nihil pasokan baru yang terselesaikan dalam triwulan ini. Sementara itu taraf okupansi hotel pada Bali senilai 12,1 persen. Persentase itu terhitung per Februari 2022. Kemudian, average daily rate (ADR) atau tarif homogen-homogen harian lebih kurang Rp 5,1 juta. Lalu revenue per available room (RevPAR) atau pendapatan rata-rata menurut kamar yang tersedia lebih kurang Rp 622.180. Berlanjut penutupan perbatasan lantaran pandemi, kedatangan turis pada Bali pada seluruh asal market turun secara signifikan. Rumah paling murah di Bali.

Memberi ruang bagi wisatawan domestik. ADR pun permanen berada pada bawah tekanan, lantaran hotel menurunkan tarif pada upaya buat menarik pengunjung domestik. Namun, Bali yang terbaru sepenuhnya membuka pulang perbatasan internasional & melanjutkan penerbangan internasional pribadi buat pertama kalinya pada 2 tahun. Saat perbatasan internasional dibuka pulang, Bali dibutuhkan memperlihatkan pemulihan yang lebih cepat menjadi tujuan resor. Villa paling murah di Bali.

Vice President, Investment Sales Hotels & Hospitality Group, Asia Pacific, Julien Naouri mengatakan, industri perhotelan Indonesia waktu ini sedang pada masa pemulihan & syarat ini bisa terus terjadi seiring dibukanya pulang bepergian domestik & internasional yang lebih luas. “Pencabutan kondisi buat karantina pada Indonesia juga akan menaruh taraf agama lebih tinggi pada para operator & pemilik hotel,” tandasnya.

Sumber : kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

top