Industri properti Indonesia dinilai memiliki prospek yang cerah dan mendapatkan perhatian khusus dari pelaku usaha properti global. Induk usaha Rumah.com, PropertyGuru Group, melihat kesempatan besar dalam pengembangan industri properti di Tanah Air.

Jeremy Williams, Managing Director of Marketplaces, PropertyGuru Group, menjelaskan bahwa industri properti di Indonesia memiliki peluang yang besar karena banyaknya komunitas pengembang yang aktif berproduksi. Produktivitas pengembang yang masif menjadi peluang besar bagi usaha proptech seperti PropertyGuru untuk ikut berkembang pesat. “Kami fokus ke pasar Indonesia, karena kami melihat peluang besar di sana.

Komunitas pengembang begitu besar dan sangat aktif. Selain itu tren pertumbuhan perekonomian Indonesia yang positif dan masih tingginya kebutuhan rumah baru di Indonesia menjadi peluang tersendiri,” ujar Jeremy, dalam keterangannya, Kamis (8/12/2022). Dalam rangka memperluas pasar di industri properti tersebut, PropertyGuru pun meluncurkan brand baru untuk enterprise, yaitu PropertyGuru For Business yang ditujukan sebagai panduan bagi klien perusahaan mulai dari pengembang, agen dan broker, bank, penilai harga properti, perencanaan kota, dan pembuat kebijakan. Hari V. Krishnan, Chief Executive Officer and Managing Director, PropertyGuru Group, mengatakan bahwa bertepatan dengan ulang tahun PropertyGuru yang ke-15, PropertyGuru For Business hadir untuk memandu stakeholders properti memaksimalkan peluang pertumbuhan, sekaligus mengurangi risiko dan ketidakpastian.

Hal ini dapat mengarahkan pengembang maupun stakeholders lainnya dalam mengurai masalah dan menangkap peluang yang ada. “Kami ingin menghadirkan transparansi di sepanjang proses bisnis dan transaksi real estat dengan menciptakan platform yang betul-betul menghadirkan kepercayaan bagi pencari rumah dan segenap mitra bisnis kami. Kami berharap dapat memberdayakan mitra bisnis dan pelanggan untuk membuat keputusan yang lebih tepat,” jelas Hari. Peluncuran PropertyGuru For Business hadir pada waktu yang tepat ketika industri properti di Asia Tenggara sedang mengalami kebangkitan teknologi, ditandai semakin banyaknya perusahaan dan organisasi yang menuju ke arah digitalisasi, menjadikannya bagian integral dari transformasi cara mereka beroperasi.

Jeremy menambahkan bahwa kawasan Asia Tenggara sedang mengalami lonjakan permintaan untuk digitalisasi dan Big Data, ditambah dengan kemampuan untuk memberikan pengalaman pelanggan yang lebih personal. Mengkonsolidasikan penawaran dan solusi ke dalam satu merek yang terintegrasi akan memungkinkan untuk melayani klien dengan lebih baik. “PropertyGuru For Business akan lebih dari sekadar membantu pemangku kepentingan properti dalam memanfaatkan jutaan data listing real estat, tapi juga dapat memberikan insight tambahan yang tidak tersedia di platform lain,” pungkas Jeremy.

Sumber : sindonews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

top