Kementerian Pekerjaan Umum &Perumahan Rakyat (PUPR) sedang mempelajari skema kepemilikan tempat tinggal sedikit demi sedikit (staircasing ownership) supaya rakyat berpenghasilan rendah (MBR) mampu mempunyai hunian vertikal menjadi tempat tinggal pribadi. Rumah murah di Jogja.

“Skema ini sedang digodok & kami juga berkonsultasi menggunakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kemudian perbankan juga melihat menurut aspek sah & semuanya” ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum & Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna pada Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022. Herry berharap skema kepemilikan tempat tinggal sedikit demi sedikit itu nantinya mampu dilakukan menggunakan skema syariah juga konvensional. Rumah dan Villa murah di Malang.

Kementerian PUPR mencatat backlog kepemilikan tempat tinggal dalam tahun 2021 sebanyak 12,7 juta tempat tinggal tangga. Selain itu, Indonesia juga mengalami pertumbuhan 600 ribu keluarga setiap tahunnya. Dengan demikian, programnya wajib akbar & terjangkau & rakyat menggunakan pendapatan yang terendah mampu difasilitasi. Dengan demikian, tidak sepenuhnya bergantung dalam dana pemerintah mengingat dana pemerintah sendiri terbatas. Rumah dan Villa murah di Bali.

“Ada pemikiran bagaimana bila produknya dimodifikasi menggunakan cara skema kepemilikan tempat tinggal sedikit demi sedikit, sebagai akibatnya KPR-nya tidak pribadi 100 % tetapi dibagi sebagai beberapa bagian,” istilah Herry. Sebagai ilustrasi, lanjutnya, kalau tempat tinggal tapak cicilannya lebih kurang Rp1,2 juta menggunakan suku bunga 5 % maka buat tempat tinggal vertikal harganya mampu 2 kali lipat menurut tempat tinggal tapak, sebagai akibatnya cicilan yang wajib dibayarkan sebagai lebih akbar & gerombolan rakyat yang mampu memanfaatkannya lebih sedikit lantaran wajib mencicil lebih tinggi.

Dengan cara dibagi melalui skema kepemilikan tempat tinggal sedikit demi sedikit, Kementerian PUPR mengembalikan lagi cicilannya mendekati syarat awal walaupun tempat tinggal yang dicicil adalah tempat tinggal vertikal.

Sumber : medcom.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

top