Jakarta – Dalam rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru dibagi menjadi beberapa tahap. Pada tahap lima tertulis, populasi di IKN dicanangkan mencapai kurang lebih 1,7 sampai 1,9 juta jiwa.

Target populasi itu untuk rencana pembangunan IKN tahun 2040 sampai 2045. Hal itu tertulis pada Bab IV yang dicatat dalam lampiran II Undang-undang (UU) RI Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

“Populasi KIKN dicanangkan mencapai kurang lebih 1,7 sampai dengan 1,9 juta jiwa dengan kepadatan kawasan perkotaan mencapai sekitar 100 jiwa per hektar,” bunyi dalam bagian tahap 5 tentang Rencana Pembangunan IKN tahun 2040-2045, dikutip Rabu (23/2/2022).

Sementara, di periode yang sama untuk pembangunan industri yang dikembangkan di dalam 6 klaster industri dan 2 pemampu yang terdiri atas:

  1. Klaster industri pertanian berkelanjutan akan berfokus pada penelitian dan pengembangan format protein yang lebih baru, menarik investor untuk memulai perluasan ke bahan-bahan nutraceutical.
  2. Klaster manufaktur berbasis EBT akan berfokus pada penelitian, pengembangan, dan inovasi pada eksplorasi teknologi generasi berikutnya serta kapabilItas end-to-end produksi panel surya dan kendaraan listrik berbasis teknologi baru.
  3. Klaster farmasi terintegrasi akan difokuskan pada penelitian dan pengembangan serta inovasi yang berkelanjutan untuk memperluas pangsa ekspor dan penyediaan pasokan bahan baku dan produk akhir yang cukup di dalam negeri.
  4. Klaster ekowisata dan pariwisata kesehatan akan difokuskan pada diversifikasi destinasi wisata, inovasi layanan wisata, dan penguatan daya dukung yang akan meningkatkan daya saing dan keberlanjutan pariwisata.
  5. Klaster bahan kimia lanjutan difokuskan untuk menggali potensi untuk menarik minat produsen kimia khusus, peluang untuk menarik minat pengguna akhir petrokimia lintas sektor, menggali peluang pasar ekspor produk petrokimia, penggalian minat produsen kimia khusus untuk API farmasi dan produk farmasi baru.
  6. Klaster energi rendah karbon dan pertambangan akan difokuskan untuk meningkatkan teknologi untuk mengurangi dampak lingkungan dan perluasan penerapan teknologi dekarbonisasi mutakhir.
  7. Kota cerdas dan pusat digital dimulai dengan pengembangan konsep industri 4.0 untuk berbagai sektor yang ada, serta perluasan teknologi kota cerdas seperti AI dan lain-lain.
  8. Pendidikan abad ke-21 berfokus pada pengembangan perguruan tinggi sektor khusus dan kampus universitas global berstandar dunia.

“Setelah tahun 2045, keseluruhan enam klaster akan terus dikembangkan dari segi inovasi dan teknologinya untuk pemenuhan kebutuhan produksi domestik, regional ataupun global, serta penurunan ekspor dan perluasan pangsa ekspor,” lanjut perencanaan IKN tahap 5.

Sumber : finance.detik.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

top