Bila tertarik pada properti atau ingin mendiversifikasi portofolio, tentu banyak pilihan yang dapat diperoleh. Anda dapat membeli rumah keluarga, menyewakannya, membeli mal kecil untuk memperoleh uang sewa bulanan, dan lain-lain. Dalam hal ini, Anda juga akan mendapatkan penghasilan pasif.
Namun, tidak jarang orang juga menghindari investasi real estate karena menakutkan atau membutuhkan banyak uang untuk diinvestasikan. Tapi, jika dapat berinvestasi dengan melakukan observasi dan analisa terlebih dulu, Anda juga akan memperoleh beberapa alasan mengapa investasi di properti juga menjadi hal yang baik dan menarik.
1. Arus kas stabil, Memiliki real estate adalah cara untuk meningkatkan pendapatan bulanan. Anda dapat berinvestasi di real estate komersial atau perumahan dan menyewakannya. Anda kemudian dapat menerima penghasilan bulanan. Namun, pastikan Anda meneliti pembayaran setiap bulannya.

2. Pengembalian yang besar, Jika properti meningkat nilainya dari waktu ke waktu, Anda dapat menjualnya untuk mendapatkan keuntungan yang solid. Untuk memerolehnya, pastikan Anda berinvestasi pada properti yang tepat.

3. Keamanan jangka Panjang, Properti merupakan investasi jangka panjang. Anda dapat menahannya selama beberapa tahun sambil menunggu untuk dihargai.

4. Diversifikasi, Dengan menambahkan investasi dalam properti maka akan membantu dalam mendiversifikasi portofolio investasi. Contohnya, pada saat saham turun, properti Anda mungkin masih naik nilainya.

5. Memanfaatkan dana, Leverage dalam real estate berarti menggunakan uang orang lain untuk membeli properti. Dalam hal ini, Anda akan mengambil pinjaman dari pihak yang menyediakan dan membayarkannya dari uang orang lain. Contohnya, Anda dapat membayarnya dengan hasil uang sewa bulanan.

6. Perlindungan terhadap inflasi, Investasi di properti dapat dianggap sebagai perlindungan terhadap inflasi. Ketika harga barang dan jasa naik, nilai rumah dan sewa biasanya juga meningkat. Investasi dalam properti dapat memberi pendapatan bulanan yang juga dapat membantu secara finansial.

7. Kesempatan memperoleh modal, Saat menjual properti yang nilainya naik, Anda akan meningkatkan modal. Tentunya kunci yang perlu dipegang adalah berinvestasi dengan tepat.

8. Memiliki property, Ketika memiliki properti untuk investasi, Anda akan menjadi bos sendiri. Anda juga memiliki properti lain yang dapat menyediakan rumah untuk penyewa atau membawa bisnis ke properti komersial yang dibutuhkan bagi para komunitas.

9. Keamanan, Anda akan mendapatkan pengembalian yang relatif tetap jika berinvestasi di properti. Contohnya, jika berinvestasi di pasar saham, risikonya juga bisa menjadi lebih tinggi. Namun, kembali lagi hal ini membutuhkan riset dan observasi yang matang. Tidak ada jaminan yang pasti antara investasi di properti dengan instrumen investasi lain.

Sumber : TEMPO.CO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

top