Perabot rumah tangga dapat ditemukan dengan berbagai bahan, seperti kayu, plastik, metal, hingga akrilik. Dulunya, perabot lebih banyak menggunakan bahan dasar kayu. Namun, untuk mengakomodasi kebutuhan pasar, berbagai bahan lainnya mulai digunakan. Bahan kayu pun tak lepas dari perubahan ini. Anda dapar menemukan perabot kayu yang bentuknya telah dimodifikasi sehingga harganya tidak setinggi perabot kayu solid. Rumah murah Yogyakarta dan Malang harga bersahabat sekali.

Beberapa di antaranya adalah teakblock, Medium Density Fiberboard (MDF), kayu lapis (plywood), dan lainnya. Teakblock adalah kayu lunak yang permukaan luarnya dilapisi dengan kayu jati sehingga jenis kayu ini memiliki biaya produksi yang murah dengan penampakan yang masih mewah.

Sementara MDF adalah jenis kayu yang berasal dari serbuk-serbuk kayu halus yang dipadatkan. Karena berasal dari sisa-sisa kayu, MDF dibanderol dengan harga yang relatif murah. Terdapat pula jenis kayu lainnya yang menyerupai MDF bernama particle board. Bedanya, particle board memiliki serbuk kayu yang lebih kasar dibandingkan MDF. Selain itu, ada pula kayu lapis atau plywood. Jenis kayu yang satu ini adalah beberapa lembar kayu yang direkatkan satu sama lain sehingga kayu menjadi lebih tebal.

Tiga lembar kayu yang direkatkan disebut dengan triplek, sedangkan jika lebih disebut dengan multipleks. Dilansir dari bhg.com, jenis-jenis kayu ini memiliki ciri khas dan penanganan yang berbeda-beda. MDF dan particle board memiliki sifat yang rentan terhadap lembab sehingga lebih mudah berjamur. Untuk membersihkannya, Anda bisa menggunakan sabun dan kain basah. Anda juga bisa menggunakan cuka maupun minyak, tetapi ada kemungkinan keduanya meninggalkan noda pada perabot.

Sedangkan perabot dengan jenis kayu solid perlu diperbaharui setiap beberapa tahun sekali. Bahannya yang seluruhnya dari kayu dapat membuat perabot ini bertahan lama. Untuk menjaga kualitasnya, Anda perlu mengamplas dan memolesnya kembali dengan pernis atau wax. Pada dasarnya perabot kayu mudah berdebu dan lapuk karena air. Anda perlu membersihkan debu secara rutin dan menghindarinya dari air.

Sumber : kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

top